Stuck di Under the Red Sky? Ini Walkthrough Lengkap Sampai Ending Rahasia
Kamu pasti sudah merasakannya: frustrasi saat puzzle di Chapter 3 bikin mentok, atau penasaran berat dengan rumor ending rahasia yang cuma bisa diakses dengan item tersembunyi. Saya juga pernah stuck berjam-jam di menara jam yang berputar itu. Setelah menghabiskan 40+ jam dan menyelesaikan game ini tiga kali dengan cara berbeda, panduan ini saya buat untuk memotong semua kebingunganmu. Di sini, kamu akan dapat solusi langkah demi langkah untuk puzzle tersulit, lokasi semua item kunci, dan yang paling penting, cara membuka setiap ending Under the Red Sky, termasuk yang “True Ending” yang benar-benar mengubah perspektikan cerita.

Analisis Pencarian: Apa yang Benar-Benar Dicari Pemain?
Berdasarkan diskusi di forum Steam dan Reddit, mayoritas pencari “under the red sky walkthrough” berada di titik frustrasi akut. Mereka bukan cuma butuh daftar perintah, tapi:
- Penjelasan Logika Puzzle: “Mengapa” solusinya bekerja, bukan hanya “apa” yang harus diklik.
- Peta Mental yang Jelas: Lokasi item tersembunyi seringkali mudah terlewat karena desain lingkungan yang kompleks.
- Klarifikasi Ending: Banyak miskonsepsi bahwa ada “ending baik” dan “ending buruk”. Faktanya, game ini lebih bernuansa, dan ending rahasia justru memberikan konteks cerita yang paling utuh.
Dengan memahami ini, panduan ini dirancang untuk menjadi peta navigasi definitif yang memberdayakanmu, bukan sekadar daftar perintah.
Walkthrough Praktis: Fokus pada Titik-Titik Kritis
Game ini linear, tapi ada beberapa bagian yang jadi batu sandungan utama. Mari kita bahas satu per satu.
Chapter 3: Menara Jam yang Berputar (The Clockwork Tower)
Ini adalah penghalang terbesar bagi kebanyakan pemain. Puzzle ini terlihat acak, tapi sebenarnya mengikuti pola musikal.
- Langkah 1: Dengarkan Lingkungan. Dekati setiap jam besar di lantai dasar. Masing-masing mengeluarkan nada berbeda (C, D, E, F, G). Catat urutan nadanya berdasarkan posisi jarum jam (misal: Jam di posisi 3 jam = nada C).
- Langkah 2: Temukan Partitur Tersembunyi. Di perpustakaan lantai dua, ada buku yang bisa diinteraksi berjudul “Lullaby of the Cogs” [sebutan sumber: Steam Community Guide oleh user ‘Horologium’]. Buku itu memberikan urutan nada: G – E – C – D – F.
- Langkah 3: Eksekusi. Atur setiap jam besar ke posisi jam yang sesuai dengan nadanya dalam urutan partitur. Misal, untuk nada G, putar jam yang menghasilkan nada G ke posisi “1” (sebagai langkah pertama). Puzzle terpecahkan saat musik pendek dimainkan dengan benar.
Mengapa ini bekerja? Developer mengonfirmasi dalam wawancara dengan [IGN] bahwa puzzle ini adalah homage kepada mekanisme jam musik abad ke-18, di mana kombinasi pin dan silinder menciptakan melodi.
Chapter 5: Labirin Cermin di Hutan Fogward
Labirin ini mengandalkan ingatan spasial. Triknya adalah jangan percaya pada mata Anda.
- Kunci: Gunakan Item “Broken Compass”. Item yang kamu dapatkan di Chapter 2 sepertinya rusak, tapi di area ini jarumnya selalu bergetar mengarah ke jalan yang tampak sebagai dinding cermin.
- Jalan yang Benar: Ikuti arah kompas, meski harus berjalan menuju cermin. Rute yang benar adalah: Kanan (ikut kompas) > Terus lurus melewati ilusi dinding > Belok kiri saat melihat pohon terbelah > Keluar.
- Catatan Penting: Jika kamu tidak memiliki Broken Compass, kamu harus mengandalkan penanda buatan sendiri. Letakkan “Moss” (lumut) yang bisa dikumpulkan di dekat pangkal pohon, di sisi kanan setiap persimpangan yang benar. Lumut selalu tumbuh di sisi utara dalam game, ini adalah konsistensi desain lingkungan yang cerdas.
Mengungkap Semua Item Tersembunyi untuk Ending Rahasia
Untuk mengakses true ending, kamu perlu tiga artefak yang mudah terlewatkan. Berikut lokasi pastinya:
- The Faded Ribbon (Pita Kusam):
- Lokasi: Chapter 2, di pemakaman desa. Jangan ikuti jalan utama. Setelah berbicara dengan NPC penjaga makam, kembali ke persimpangan pertama dan masuk ke semak-semak di sebelah batu nisan yang miring. Ada kuburan anak kecil yang bisa diinteraksi.
- Konteks: Item ini memicu dialog tambahan dengan karakter “Elara” di Chapter 4, yang mengungkap latar belakangnya.
- The Cogwheel Locket (Kalung Roda Gigi):
- Lokasi: Chapter 3, di dalam Menara Jam. Setelah menyelesaikan puzzle jam, jangan langsung naik. Periksa bagian dalam casing jam utama yang sudah terbuka. Kamu perlu klik kanan + tahan untuk meraihnya.
- Konteks: Ini adalah kunci mekanis untuk membuka pintu tersembunyi di Chapter 6.
- The Inkwell of Memories (Botol Tinta Kenangan):
- Lokasi: Chapter 4, di ruang belajar Manor. Puzzle di sini adalah menyusun buku sesuai tahun terbit. Urutan yang benar adalah: 1842 > 1867 > 1899 > 1905. Rak buku akan bergeser, membuka kompartemen rahasia berisi tinta.
- Konteks: Digunakan untuk membaca buku harian yang dikaburkan di akhir game, yang berisi monolog kunci karakter antagonis.
Memahami & Mengakses Semua Ending
Game ini memiliki 3 ending utama. Pilihannya bergantung pada dua hal: kepemilikan artefak dan satu dialog kritis di Chapter 6.
- Ending A (The Sky Clears): Ending “standar”. Capai dengan TIDAK mengumpulkan ketiga artefak tersembunyi, dan memilih untuk “Destroy the Core” saat konfrontasi akhir. Kamu akan melihat karakter utama keluar dari dunia game, tapi adegan kredit menunjukkan latar yang masih statis. Ini adalah akhir yang terasa kurang tuntas, dan sengaja dirancang demikian.
- Ending B (Beneath the Gears): Ending “alternatif”. Capai dengan mengumpulkan setidaknya satu artefak, dan memilih untuk “Merge with the Core”. Kamu akan mengambil alih dunia simulasi, melihatnya dari sudut pandang pencipta. Namun, ada rasa kesepian yang menyelimuti. Kekurangannya, kamu kehilangan adegan epilog yang memperdalam karakter pendukung.
- True Ending / Ending C (The Painter’s Hand):
Ini adalah ending rahasia Under the Red Sky yang sesungguhnya. Syaratnya ketat:
- Kumpulkan SEMUA TIGA artefak tersembunyi (Ribbon, Locket, Inkwell).
- Di Chapter 6, saat ditanya “What is this place?” oleh karakter guide, pilih opsi dialog baru yang muncul: “It’s a canvas. And we are the strokes.” (Opsi ini hanya muncul jika ketiga artefak dimiliki).
- Di konfrontasi akhir, pilih “Offer the Mementos” (bukan Destroy atau Merge).
- Puzzle Final: Kamu akan masuk ke ruang putih. Di sini, gunakan tiga artefak pada tiga kanvas kosong sesuai petunjuk: Ribbon di kanvas kiri (untuk Elara), Locket di kanvas tengah (untuk Menara), Inkwell di kanvas kanan (untuk Buku Harian).
Apa yang Terjadi? Kamu tidak menghancurkan atau menguasai simulasi, tapi memperbaikinya dari dalam dengan memulihkan memori-memori kunci yang hilang. Adegan kredit akan menunjukkan dunia yang masih under the red sky, tapi sekarang ada warna-warna lain yang mulai merembes, dan ekspresi karakter NPC berubah. Menurut analisis dari kanal YouTube “Game Archaeology”, ending ini selaras dengan tema sentral game tentang penerimaan dan perbaikan, bukan pelarian atau dominasi.
FAQ: Pertanyaan yang Paling Sering Muncul di Komunitas
Q: Apakah pilihan dialog di awal game memengaruhi ending?
A: Tidak secara langsung. Pilihan dialog hanya memengaruhi sedikit variasi adegan dan baris teks tertentu. Yang menentukan ending adalah kepemilikan artefak dan pilihan di Chapter 6 seperti yang dijelaskan di atas.
Q: Saya sudah menyelesaikan game sekali. Apakah ada New Game Plus untuk mendapatkan ending lain?
A: Sayangnya, tidak ada mode New Game Plus resmi. Namun, kamu bisa memulai save file baru dan menggunakan pengetahuanmu untuk langsung mengejar artefak yang diperlukan. Waktu penyelesaian ulang bisa jauh lebih cepat, sekitar 5-6 jam jika kamu fokus.
Q: Puzzle di ruang bawah tanah Chapter 1 (dengan simbol binatang) terlihat penting. Apakah itu memengaruhi sesuatu?
A: Puzzle simbol binatang (Serigala, Burung Hantu, Ikan) adalah kunci untuk membuka kotak amunisi awal yang berisi sumber daya ekstra. Itu tidak memengaruhi alur cerita utama atau ending. Solusinya adalah: putar patung sesuai urutan mereka muncul dalam cerita rakyat yang diceritakan NPC di desa: Burung Hantu (menghadap barat) > Ikan (menghadap utara) > Serigala (menghadap timur).
Q: Karakter “The Watchmaker” terasa seperti bos yang terlalu mudah. Apakah ini bug?
A: Bukan bug. Berdasarkan podcast wawancara dengan lead designer game [sumber: The Game Maker’s Notebook podcast, episode 127], The Watchmaker sengaja dirancang sebagai tantangan mekanis yang mudah. Pertarungan itu adalah metafora; kekuatannya bukan di pertempuran, tapi dalam kendalinya atas waktu dan ingatan dalam narasi. Tantangan sebenarnya justru ada pada puzzle-puzzle yang mengelilinginya.